Layout

Jumat, 27 September 2013

Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

Artikel ini akan menjelaskan tentang perbedaan Grafik Komputer dan pengolahan Citra serta kegunaannya di bidang kehidupan.

Grafik Komputer adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Grafik komputer sering dikenal dengan visualisasi data.

Berikut kegunaan Grafik Komputer di bidang kehidupan, diantaranya :

1.     Bidang Perancangan
     Dalam bidang ini biasanya digunakan untuk mendesain suatu arsitektur bangunan, desain kendaraan, dan lainnya. Untuk memperkecil kesalahan serta menghasilkan model yang sama dengan aslinya, maka gunakan software desain grafis seperti auto cad dan 3D MAX.
2.     Bidang Pendidikan
Biasanya digunakan untuk mempresentasikan objek-objek pada siswa secara nyata, contohnya melalui power point. Bentuk ini dapat berupa penggambaran ruang, grafik, dan sebagainya.
3.     Bidang Hiburan
Sekarang ini acara hiburan di TV, banyak menggunakan grafik komputer yang berupa efek animasi yang membuat film semakin menarik.
4.     Aplikasi Permainan
Pada permainan, grafik komputer sangat dibutuhkan dari pembuatan awal sampai proses manipulasinya agar permainan tersebut terlihat menarik.

Pengolahan Citra adalah cabang dari ilmu informatika, yang berkutat pada usaha untuk melakukan transformasi citra/gambar menjadi citra lain dengan teknik tertentu. Definisi Citra itu sendiri adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi.

Berikut kegunaan Pengolahan Citra di bidang kehidupan, diantaranya:
1.      Bidang Fotografi
Biasanya digunakan sebagai pengganti kamera filter untuk membuat film hitam putih, dan memberi efek-efek supaya meningkatkan kualitas pada foto.
2.      Bidang Kedokteran
Digunakan pada kegiatan medis, seperti hasil rontgen untuk melihat organ bagian dalam.


Perbedaan Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

Grafik Komputer :
Ø     Berorientasi vektor
Ø     Menggunakan 2D/3D hasil realistic
Ø     Menggunakan konsep dan implementasi metode untuk membangkitkan animasi 2D/3D.

Pengolahan Citra :
·        Berorientasi pixel
·        Mengolah data citra untuk mendapatkan 2D/3D
·        Berkembang pada manipulasi citra sesuai keperluan user.


Sabtu, 24 November 2012

Berkumpul Lagi


    Yaaap akhirnya kami bertemu kembali. Setelah pisah kelas dan jarang bertemu di kampus karena beda kelas dan jadwal. Mereka adalah teman-teman dekat saya waktu di kelas 1. Saya akan memperkenalkan nama-nama dari  mereka. Ada Fima, Manda, Roby, Opik, Ade, Irvan dan Ardi. Susah banget mencari waktu yang pas untuk kumpul bersama. Apalagi Manda dan Ade ikut program Sarmag dari kampus. Jadi mereka berdua jarang ada waktu luang untuk ketemu.
    Kebetulan ada waktu libur Tahun Baru Islam selama 4 hari dari kamis sampai minggu. Long weekend! Inilah saatnya bikin jadwal untuk bertemu.
Daaaan kami akhirnya bertemu. Kangen-kangenan deh pokoknya. Senang banget rasanya bisa kumpul bersama lagi.
    Hari itu benar-benar kami habiskan untuk bersama. Walaupun cuma dari siang sampai magrib sih. Kami makan bersama, ngobrol-ngobrol pengalaman seru di kelas yang baru. Kami juga foto-foto bersama.

Ini foto-foto kami





    Itu baru sebagian, dan masih banyak foto-foto yang lainnya deh. Jam udah nunjukin pukul 4 sore. Tadinya kami hampir memutuskan untuk pulang. Tapi rasanya belum puas aja untuk bertemu. Kami memutuskan untuk pergi ke KFC di Depok untuk duduk-duduk sejenak. Akhirnya kami memutuskan untuk pulang jam setengah 6 sore.
    Yaaah sedih deh pisah sama kalian lagi! Pengen ketemu kalian lagi!

Kereta Oh Kereta

    Rel Kereta yang Amblas di antara Stasiun Cilebut-Bogor

    Kira-kira 21 hari rel kereta yang amblas karena longsor selesai dibenahi. Artinya, saya harus mencari kendaraan lain untuk berangkat ke kampus. Kereta hanya berangkat dan tiba di stasiun Bojong Gede. Saya sampai kebingungan menggunakan kendaraan apa ke bojong. Ayah juga tak bisa nganter karena berangkat kerjanya pagi buta. 
    Akhirnya saya numpang motor teman yang juga tinggal di Bogor. Itu juga kalau dianya bisa bangun pagi. Makanya saya sering agak terlambat tiba ke kampus. Sering kesal sendiri. Mau naik angkot tapi takut nyasar karena gak pernak naik angkot ke Bojong. Kata teman, naik motor ke Bojong aja udah menempuh wajtu 40 menit. Gimana kalau naik angkot? Huuuh!
Baru 2 hari tanpa naik kereta untuk berangkat ke kampus, rasanya udah capek sendiri. Gak tau deh untuk 21 hari ke depan.
    Pulangnya juga jadi ribet! Malah sekarang musim hujan, susah kendaraan pula! Untung pulangna juga dianter teman. Tapi kan gak bisa setiap saat minta dianterin karena rumah teman saya itu di Bekasi dan kebetulan emang lagi bawa mobil.
Jadi, siap tidak siap! berani atau tidak! akhirnya saya akan menggunakan angkot juga ke Bogor! Pulang jadi malam terus. Ya Ampun kuatkan saya!

Pengalaman Sebulan di Kos

     Awal pindah ke Bogor, saya belum berani pulang pergi ke kampus sendirian. Untuk itu, saya izin kepada orang tua saya agar mengizinkan saya ngekos selama sebulan saja karena waktu itu sedang UAS dan Ujian Utama. Maksudnya agar ngerasa capek aja gitu pulang pergi ke Bogor. Akhirnya saya diizinin ngekos. Hitung-hitung dapat pengalaman baru.
    Inilah pengalaman saya untuk ngekos. Awal saya masuk ke kos-an perempuan dan bertemu dengan teman-teman yang bakal tinggal bersama di sana. Saya berkenalan dengan mereka. Isi kos-an hanya 6 orang. Kamar saya terletak di lantai 2 dan paling pojok. 
    Kos-an yang saya tinggali, berbentuk rumah di sebuah komplek. Lumayan bagus dan bersih. Kamarnya pun tidak terlalu besar dan tanpa ac. Fasilitas yang tersedia yaitu tempat tidur, kamar mandi dalam, lemari pakaian, meja belajar serta kursinya. Tidak ada televisi, maka dari itu saya membawa televisi sendiri. 
    Kamar yang sederhana dan tidak cukup luas membuat saya kegerahan. Saya punya kipas angin sih tapi tetap saja terasa pengap. Mungkin karena terbiasa tidur menggunakan ac kali yaa. 
    2 hari kemudian, di malam harinya Ibu pemilik kosnya mengumpulkan seluruh penghuni kos-an untuk memperkenalkan saya sebagai penghuni baru agar lebih dekat dengan penghuni yang lainnya. Saat berkumpul, ternyata penghuni di situ semuanya sekelas. Mereka sama-sama dari jurusan Psikologi. Pantas saja mereka begitu dekat kalau lagi bercanda.
    Sampai masa ngekos saya mau habis, saya tetap belum bisa beradaptasi sama teman di kosan. Tidak nyaman saja rasanya, mungkin karena jadwal kuliah yang berbeda dengan mereka sehingga intensitas pertemuan cuma di malam hari. Sebulan kemudian, saya pamit pulang dengan pemilik kos dan penghuni yang lainnya. 
    Kesan-kesan saya, ngekos itu tidak enak. Makan susah, kalau kesiangan tidak ada yang ngebangunin. Yaaa kalau mau perlu apa-apa jadi lebih repot aja gitu. Untung cuma ngekos sebulan. Jujur aja, saya tidak mau ngekos lagi. Ternyata lebih nyaman dan enak di rumah sendiri walaupun jauh.
     

Dari Bekasi Ke Bogor

     Saya itu asli dari Bekasi. Dari kecil saya tinggal di Bekasi bersama keluarga saya. Banyak pengalaman yang seru sewaktu saya  tinggal di Bekasi. Saya berkuliah di Universitas Gunadarma, Depok. Dari semester 1-2 saya berangkat kuliah dengan mengendarai  motor. Karena cukup jauh, waktu yang ditempuh untuk sampai di kampus sekitar 50-60 menit.
   Di akhir semester 2 tepatnya pertengahan bulan Juni, saya pindah ke Bogor dikarenakan rumah yang di Bekasi mau dirombak total. Karena saya belum hafal daerah perjalanan dari Bogor ke kampus, maka dari itu saya ngekos selama sebulan di dekat kampus. Tadinya sih sempat tidak dibolehin ngekos dan dianjurkan pulang pergi menggunakan kereta, tapi saya tidak berani soalnya saya belum pernah naik kereta.
   Setelah selesai ngekos, saya belajar naik kereta sendiri ke kampus. Awalnya dianter ibu, ditemani pakai kereta. Tapi akhirnya saya berani sendiri ke kampus sendirian menggunakan kereta. Lagipula ada beberapa teman yang tinggal juga di Bogor, jadi bisa bareng deh ke kampus.

Kulit Wajah yang Sensitif

Umumnya, kulit yang sensitif memiliki kulit tipis dengan kapiler dibawah lapisan kulit. Kulit sensitif memiliki pori-pori yang sangat baik. ketika terkena perubahan suhu, kulit sensitif akan dengan mudah menjadi merah.

Kulit sensitif mudah rusak ketika terkena kotoran atau ketika menggunakan produk perawatan yang mengandung bahan cukup keras Jika kulit Anda mengalami gejala ini, kemungkinan besar Anda memiliki kulit sensitif. Untuk memastikannya, kunjungilah dermatolog atau dokter kulit.

Berikut beberapa cara merawat kulit wajah yang sensitif.

Hidrasi kulit
Kulit sensitif rentan terhadap kekeringan yang membuatnya semakin sensitif. Oleh karena itu sangat penting menghidrasi kulit Anda. Minumlah delapan gelas air atau lebih. Gunakan pula pelembab ringan yang mengandung hypoallergenic untuk mengembalikan kelembaban kulit serta menghalangi lemak.

Makanan yang bersahabat untuk kulit
Buah, sayur dan makanan yang kaya akan air akan memperbaiki ketidakseimbangan pada kulit. Vitamin, mineral dan air terkandung dalam makanan yang melembabkan kulit dan mengembalikan kesehatan kulit. Di sisi lain, makanan pedas, meminum alkohol atau kafein meningkatkan sensitivif pada kulit.

Batasi kontak langsung kulit dengan sinar matahari
Sinar matahari dapat menyebabkan kulit sensitif menjadi merah dan terbakar dengan mudah. Hindari keluar ruangan saat sinar matahari sedang terik-teriknya. Jika terpaksa, maka gunakan tabir surya (sunscreen) pada wajah dan tubuh.

Lindungi kulit setiap saat
Meskipun berada di dalam ruangan, kulit tetap membutuhkan perlindungan. Jika Anda berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama, gunakanlah pelembab secara tipis. Hal ini baik untuk mencegah kulit mengering karena perubahan suhu yang ekstrim.

Hindari produk dengan pewarna buatan atau pengharum buatan
Warna atau pengharum buatan ditambahkan pada produk perawatan kulit untuk meningkatkan penjualan. Kedua bahan tersebut justru kerap menjadi musuh kulit karena menyebabkan alergi.

Lakukan kebiasaan untuk menghindari hal hal yang membuat kulit wajah rusak atau setidaknya kulit wajah menjadi merah.

Keindahan Pantai Kukup

     Pada 23-26 0ktober 2012 saya berlibur ke Jogja bersama Keluarga. Saya dan keluarga menuju kesana menggunakan mobil. Tanggal 25-nya, Kami menjelajahi berbagai pantai di Jogja. Saya lupa nama pantai yang saya kunjungi. Pokoknya banyak dan letaknya berdekatan. Sayangnya, keadaan ombak yang besar tak memungkinkan saya untuk berenang di pinggir laut. Namun, dari semua pantai yang saya kunjungi, saya paling tertarik dan teringat dengan Pantai Kukup.
     Pantai Kukup berpasir putih dan terdapat jalan setapak yang membelah bukit sampai Pantai Baron, serta sebuah pulau karang yang dihubungkan dengan jembatan panjang di atas karang kita dapat melihat hamparan pantai yang cukup luas dan sangat indah.
    Selain itu pantai ini kaya akan biota laut dan juga terkenal dengan beragam ikan hias air laut yang sangat indah di Aquarium Laut atau yang dijajakan oleh para pedagang di sepanjang pantai. Di pantai ini juga terdapat pendopo cottege dengan fasilitas yang memadai. 
     Berikut foto-foto yang saya ambil langsung dari lokasi Pantai Kukup



Pemandangan Sunset di Pulau Kukup

Jembatan Panjang di Atas Karang