Layout

Kamis, 12 Desember 2013

Tragedi Bintaro 1987

      FOTO TRAGEDI BINTARO 1987
Dari berbagai sumber berita di televisi maupun sosial media yang saya lihat, saat ini saya tertarik ingin membahas masalah tragedi Bintaro pada tahun 1987.  Berikut berita yang saya ketahui :

Detik-detik Kecelakaan

Kecelakaan ini berawal saat KA 225 Jurusan Rangkasbitung – Jakarta yang dipimpin oleh masinis Slamet Suradio, asistennya Soleh  dan seorang kondektur Adung Syafei, berhenti di jalur 3 Stasiun Sudimara.  KA 225 tersebut bersilang dengan KA 220 Patas jurusan Tanah Abang – Merak yang dimasinisi Amung Sunary dengan asistennya Mujiono.  Saat bersilang dan tanpa berkomunikasi dengan Stasiun Sudimara, petugas Stasiun Serpong justru memberikan sinyal aman bagi kereta api yang dimasinisi Slamet untuk jalan.  Padahal, tidak ada pernyataan aman dari Stasiun Kebayoran.  Hal ini dilakukan karena penuhnya jalur di Stasiun Sudimara.  Slamet pun melajukan keretanya dari Serpong dan tiba di Stasiun Sudimara pada pukul 06.45 Wib. Namun, ternyata memang penuh dengan KA.  Maka, Kepala Stasiun Sudimara pun lantas melansir perintah kepada Slamet masuk jalur 1 (jalur lurus/lacu), dengan posisi di Stasiun Sudimara.  Kemudian untuk memberi peringatan kepada Masinis dan penumpang, Juru Langsir mengibarkan Bendera Merah menuju Lokomotif KA 225 dan meniup peluit Semboyan 46 tanpa membatalkan perintah persilangan yang terlanjur diberikan kepada Masinis KA 225. Masinis KA 225 mendengar Semboyan 46 Juru Langsir tersebut, tetapi ia tak dapat memastikan apakah telah ditunjukkan Semboyan 40 atau tidak (karena kondisi Lokomotif yang penuh sesak). Kemudian ia menanyakan kepada penumpang yang berdiri di luar Lokomotif, dan dijawab "telah waktunya untuk berangkat". Masinis pun membunyikan Semboyan 41, disusul Semboyan 35.  Ia tidak menyadari bahwa belum diberikan Semboyan 40 oleh PPKA St. Sudimara. Dan celakanya, ia mengira itu adalah semboyan yang telah diberikan PPKA  untuk memberangkatkan KA (berdasar jawaban penumpang), padahal itu adalah semboyan 46 untuk melangsir KA. Sang masinis pun membunyikan Semboyan 35 dan berjalan.  Juru lansir yang kaget kemudian mengejar kereta itu dan naik di gerbong paling belakang.  Para petugas stasiun kaget,  beberapa ada yang mengejar kereta itu menggunakan sepeda motor. PPKA Sudimara, Djamhari,  mencoba memberhentikan kereta dengan menggerak-gerakkan sinyal, namun tidak berhasil.  Dia pun langsung mengejar kereta itu dengan mengibarkan bendera merah.  Namun sia-sia.  Djamhari pun kembali ke stasiun dengan sedih,  dia membunyikan semboyan genta darurat kepada penjaga perlintasan Pondok Betung. Tetapi kereta tetap melaju. Setelah diketahui, ternyata penjaga perlintasan Pondok Betung tidak hafal semboyan genta.  KA 225 berjalan dengan kecepatan 25km/jam karena baru melewati perlintasan, sedangkan KA 220 berjalan dengan kecepatan 30km/jam.  Dua kereta api yang sama-sama sarat penumpang itu akhirnya bertabrakan di tikungan S ± Km 18.75.  Kedua kereta hancur, terguling dan ringsek.  Kedua lokomotif dengan seri BB 30316 dan BB 30616 rusak berat.


Korban Berjatuhan

Benturan dua kereta itu terlihat dahsyat hingga gerbong pertama persis di belakang lokomotif di kedua kereta langsung menyelimuti masing-masing lokomotifnya.  Kedua kereta hancur, terguling dan ringsek.  Kedua lokomotif, yaitu tipe 303 dengan seri BB 303-17 dan tipe 306 dengan seri BB 306-17 rusak berat.  Jumlah korban jiwa 153 orang, dan ratusan penumpang lainnya luka-luka.  Karena itu tidak heran bahwa semua korban tewas berada di gerbong pertama dan di lokomotif. Sesaat setelah tabrakan, tempat itu dipenuhi oleh tangisan serta bau darah dari dalam rongsokan kereta.


Hukuman sang masinis

Akibat tragedi tersebut, masinis KA 225, Slamet Suradio, diganjar 5 tahun kurungan. Ia juga harus kehilangan pekerjaan, sehingga ia memilih pulang ke kampung halamannya, menjadi petani di Purworejo. Sebelumnya, ia telah berkarya selama 20 tahun di perusahaan KA. Nasib yang sama juga harus dialami Adung Syafei, Kondektur KA 225. Dia harus mendekam di penjara selama 2 tahun 6 bulan. Sedangkan Umrihadi (Pemimpin Perjalanan Kereta Api, PPKA, Stasiun Kebayoran Lama) dipenjara selama 10 bulan.


Peristiwa Bintaro 1987 memang sangat memilukan. Tak heran bila kemudian musisi kenamaan Indonesia, Iwan Fals, membuat sebuah lagu untuk mengenang peristiwa tersebut.   Selain itu, peristiwa ini juga sempat diangkat ke layar lebar pada tahun 1989 dengan Judul “Tragedi Bintaro”. Film ini disutradarai oleh Butje Malawau dan dibintangi oleh Lia Chaidir dan kawan-kawan serta termasuk film tersukses pada tahun tersebut.


Semboyan Kereta Api

Semboyan 35 adalah semboyan suara yang dilakukan dengan cara masinis membunyikan suling (terompet/klakson) lokomotif secara panjang untuk menjawab kepada kondektur kereta api dan PPKA bahwa kereta api sudah siap untuk diberangkatkan. Kadang juga dibunyikan pada waktu melintas di perlintasan jalan raya atau pada tempat-tempat tertentu untuk mendapatkan perhatian dari masyarakat agar menyingkir dari rel kereta api.
Semboyan 40 adalah semboyan yang dilakukan dengan cara PPKA mengangkat tongkat dengan rambu berwarna hijau berbentuk bundar dengan tepi berwarna putih. Semboyan 40 mengisyaratkan bahwa status jalur yang akan dilewati dalam keadaan aman, dan kereta api diizinkan untuk berjalan. Semboyan 40 biasanya disertai dengan semboyan 41 dan disahut dengan semboyan 35 oleh masinis.
Semboyan 41 adalah semboyan yang dilakukan dengan cara kondektur kereta api membunyikan peluit panjang/suling mulut. Semboyan 41 mengisyaratkan bahwa kereta api diizinkan untuk diberangkatkan. Semboyan 41 biasanya disertai dengan semboyan 35 oleh masinis.
Semboyan 46 adalah Ketika Juru Langsir meniup peluit dan mengibaskan Bendera Merah, sebagai tanda kepada masinis dan penumpang bahwa KA akan segera dilangsir.



Sumber : 

  1.  Semboyan Kereta Api
  2.  Tragadi Bintaro

Rabu, 04 Desember 2013

Bahaya Mie Instan

Mie instan telah menjadi makanan favorit yang sering disantap sehari-hari. Selain praktis dan murah, mi instan juga cita rasa dan aroma yang menggugah selera. Maka tak heran, tua-muda suka sekali menyantap makanan cepat saji yang satu ini. 
Namun ternyata ada bahaya jika terlalu sering makan mi instan.

Inilah 10 Bahaya Mie Instan Bila Sering Dikonsumsi : 

1. Penyerapan gizi

Mi instan menghambat kemampuan anak di bawah 5 tahun untuk benar menyerap nutrisi. Setelah mengonsumsi mi instan, banyak anak di bawah usia 5 tahun mengalami kesulitan menyerap nutrisi dari makanan sehat yang mereka konsumsi.

2. Kanker
Styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu bahan paling populer yang digunakan dalam bisnis pangan, termasuk untuk kemasan mi instan. WHO bahkan menyebut bahan ini sebagai pemicu kanker.

3. Keguguran
Wanita yang sering makan mi instan selama kehamilan berisiko mengalami keguguran. Hal ini dikarenakan mi instan mempengaruhi perkembangan janin.

4. Metabolisme
Konsumsi mi instan dalam jangka panjang dapat mempengaruhi metabolisme tubuh. Hal ini disebabkan akumulasi dari zat-zat kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet dan aditif dalam mi.

5. Propylene glycol
Mi instan mengandung propylene glycol, bahan anti-beku yang mencegah mi dari pengeringan dengan mempertahankan kelembapan. Tubuh dapat menyerap zat ini dengan mudah dan itu dapat terakumulasi di jantung, hati dan ginjal. Hal ini akan menyebabkan kerusakan dan kelainan pada organ tubuh, dan juga melemahkan sistem kekebalan tubuh.

6. Pencernaan
Mi instan dapat mengganggu sistem pencernaan. Konsumsi mi instan juga mengakibatkan kembung, sembelit atau gerakan usus yang tidak teratur.

7. Obesitas
Mi instan adalah penyebab utama obesitas. Hindari terlalu sering makan mi instan karena mengandung banyak lemak dan natrium yang menyebabkan retensi air dalam tubuh.

8. MSG
Monosodium glutamat (MSG) digunakan untuk meningkatkan rasa mi. Sekitar 1-2% dari populasi manusia di dunia alergi terhadap MSG. Ketika seseorang alergi terhadap MSG, ia akan menderita rasa terbakar di dada dan kemerahan pada wajah, atau nyeri dan sakit kepala.

9. Natrium
Mi instan juga mengandung banyak sodium. Terlalu banyak mengonsumsi natrium dapat menyebabkan hipertensi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan ginjal. Jadi, hindari konsumsi mi secara berlebihan.

10. Junk food
Mi instan dianggap sebagai junk food karena mengandung banyak karbohidrat, tetapi tidak ada vitamin, mineral atau serat. Makanan ini juga mengandung banyak lemak jenuh dan lemak trans.


Inilah bahaya dari terlalu banyak makan mi instan. Batasi pula konsumsi mi instan pada anak karena akan mempengaruhi pertumbuhan mereka.



SUMBER : 10 Bahaya Mie Instan Bila Sering Dikonsumsi

Sabtu, 02 November 2013

Karangan Persuasif

BAHASA INDONESIA 1#

NAMA      :

Ayu Vidya Manggiasih 11111337
Dina Isnaeni Aliza Dewi 12111144
Nur Dinie 18111564

KELAS      :   3KA07

MATERI    :  Karangan Persuasif

DOSEN     :   Sangsang Sangabakti


Pengertian Karangan Persuasif

Karangan Persuasif adalah karangan yang isinya berusaha untuk merebut perhatian pembaca. Karangan ini disajikan secara menarik, meyakinkan mereka bahwa pengalaman yang disiratkan itu merupakan suatu hal yang amat penting. Karena itu, terkadang karangan persuasif sering digunakan sebagai karangan propaganda oleh lembaga kesehatan, pemerintah, dan lain-lain. Jadi, secara sederhana, kita dapat memahami karangan persuasif dari ciri utamanya sebagai sebuah karangan yang berusaha menarik, meyakinkan, dan merebut perhatian pembaca.


Ciri-Ciri Karangan Persuasif

Berikut adalah beberapa ciri karangan persuasif yang sering digunakan dalam berbagai bentuk.
1.    Penulis memahami bahwa pendirian dan pemahaman pembaca dapat diubah.
2.  Berusaha menjelaskan dan menarik kepercayaan pembaca Berusaha menciptakan kesepakatan atau penyesuaian melalui kepercayaan antara penulis dengan pembaca.
3.  Berusaha menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan supaya kesepakatan pendapatnya tercapai.
4.    Menunjukkan fakta-fakta dan data untuk menguatkan argumentasi atau dalil


Bentuk Karangan Persuasif

Beberapa bentuk karangan persuasif yang biasa digunakan adalah sebagai berikut:
·         Bentuk pidato, misalnya propaganda, kampanye lisan, dan penjual jamu ditempat-tempat terbuka.
·         Bentuk tulisan berupa iklan dan selebaran.
·         Bentuk elektronik, misalnya iklan di televisi, bioskop, dan internet


Jenis Karangan Persuasif

Sebagaimana bentuk karangan persuasif tersebut, karangan persuasif dapat digolongkan dalam beberapa jenis, di antaranya adalah:

1.      Persuasif Politik
Sesuai dengan namanya, persuasif politik dipakai dalam bidang politik oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang politik dan kenegaraan. Para ahli politik dan kenegaraan sering menggunakan pesuasi jenis ini untuk keperluan politik dan negaranya. Kita akan bisa memahami persuasi politik lebih baik lagi, bila kutipan berikut ini kita kaji dengan teliti. Naskah persuasi politik berikut ini berkombinasi dengan eksposisi.

2.      Persuasif Pendidikan
Persuasif pendidikan dipakai oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang pendidikan dan digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Seorang guru, misalnya, bisa menggunakan persuasif ini untuk mempengaruhi anak supaya mereka giat berlajar, senang membaca dan lain-lain. Seorang motivator atau inovator pendidikan bisa memanfaatkan persuasif pendidikan dengan menampilkan konsep-konsep baru pendidikan untuk bisa dilaksanakan oleh pelaksana pendidikan. Kutipan artikel berita ini dapat dijadikan bahan menelaah karangan persuasif pendidikan.

3.      Persuasif Advertensi
Persuasif iklan dimanfaatkan terutama dalam dunia usaha untuk memperkenalkan suatu barang atau bentuk jasa tertentu. Lewat persuasif iklan ini diharapkan pembaca atau pendengar menjadi kenal, senang, ingin memiliki, berusaha untuk memiliki barang atau memakai jasa yang ditawarkan. Karena itu,advertensi diberi predikat jalur komunikasi antara pabrik dan penyalur, pemilik barang dan publik sebagai konsumen. Iklan itu beraneka ragam, ada yang sangat pendek, ada pula yang panjang.
Persuasif iklan yang baik adalah persuasi yang mampu dan berhasil merangsang konsumen membeli barang yang ditawarkan. Sebaliknya, persuasi iklan itu tergolong sebagai persuasif yang kurang baik apabila tidak berhasil merangsang konsumen untuk membeli barang yang diiklankan.

4.      Persuasif Propaganda
Objek yang disampaikan dalam persuasif propaganda adalah informasi. Tentunya tujuan persuasif tidak hanya berhenti pada penyebaran informasi saja. Lebih dari itu, dengan informasi diharapkan pembaca atau pendengar mau dan sadar untuk berbuat sesuatu. Persuasif propaganda sering dipakai dalam kegiatan kampanye. Isi kampanye biasanya berupa informasi dan ajaka. Tujuan akhir dari kampanye adalah agar pembaca atau pendengar menuruti isi ajakan kampanye tersebut.


Contoh Karangan Persuasif

Contoh Persuasif 1

Rekan-rekan yang saya cintai, marilah pertemuan ini kita petik hikmahnya. Silaturahmi kali ini hendaknya jangan dipergunakan sebagai pelampiasan pelepas rindu semata-mata. Namun lebih dari itu, jadikan silaturahmi ini sebagai ajang persaudaraan untuk bersama-sama memikirkan, sumbangan apa yang bisa kita berikan pada masyarakat, bangsa, negara, dan agama agar kita senantiasa menjadi orang yang berguna dalam kehidupan di dunia dan diakhirat nanti. Tentu salah satunya adalah pemikiran untuk ikut serta memberikan sumbangan apa yang patut kita berikan kepada Bapak/Ibu Guru kita tercinta yang telah membekali kita berbagai ilmu pengetahuan. Kepada sekolah kita sebagai lembaga tempat kita menuntut ilmu.

Contoh Persuasif 2


Kata orang bijak, dengan seni hidup ini menjadi bertambah indah. Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, hidup menjadi mudah. Tapi yang membuat kita terarah ya agama. Agama adalah kata kunci dalam kehidupan. Masyarakat Tarakan adalah masyarakat heterogen. Di sana ada pemeluk Islam, Nasrani, Budha, Hindu. Marilah kita jalan bersama karena Islam mengajarkan hablum minanas. Dalam konteks kita sebagai mayoritas, marilah umat Islam menjadi suri tauladan yang baik bagi umat agama lain.

Kamis, 03 Oktober 2013

DEFINISI

BAHASA INDONESIA 1#

NAMA      :

Ayu Vidya Manggiasih 11111337
Dina Isnaeni Aliza Dewi 12111144
Nur Dinie 18111564

KELAS      :   3KA07

MATERI    :   DEFINISI

DOSEN     :   Sangsang Sangabakti


DEFINISI

Definisi adalah suatu pernyataan mengenai ciri-ciri penting suatu hal, dan biasanya lebih kompleks dari arti, makna, atau pengertian suatu hal. Jika kita mencari arti definisi dari suatu hal, maka definisi tersebut haruslah bisa menjelaskan hal yang sedang dibahas.


Definisi yang baik harus memenuhi syarat :

1. Merumuskan dengan jelas, lengkap dan singkat semua unsur pokok (isi) pengertian tertentu.
2. Yaitu unsur-unsur yang perlu dan cukup untuk mengetahui apa sebenarnya barang itu (tidak lebih dan tidak kurang).
3. Sehingga dengan jelas dapat dibedakan dari semua barang yang lain.


Jenis-jenis Definisi :

1. Definisi Formal
    Terbagi menjadi 2, yaitu :
    o Definiendum : Bagian yang didefinisikan
    o Definiens : Bagian yang mendefinisikan
      Contoh :    Dosen            =     Pengajar di Perguruan Tinggi
                     Definiendum     Definiens

2. Definisi Luas
   Definisi ini merupakan uraian panjang yang biasanya meliputi satu karangan. Definisi ini diperlukan bila kita berhadapan dengan suatu konsep yang tidak bisa dijelaskan dengan kalimat singkat.

3. Definisi Nominal
  Definisi ini biasanya digunakan dalam kamus. Biasanya dijelaskan menurut asal kata tersebut (etimologi).

4. Definisi Operasional
   Definisi ini diperlukan saat kita mengadakan penelitian sehubungan dengan halhal yang tidak dapat diamati atau diukur secara langsung.
Contoh : Cara mengetahui apakah mutu makanan mempengaruhi pertumbuhan ikan.
Maka kita harus menjelaskan arti mutu makanan dan pertumbuhan ikan.


Tujuan membuat Definisi :

1. Tujuan Umum
Memfasilitasi komunikasi dengan membantu proses komunikasi yang berlangsung menjadi sederhana dan lebih tepat
Definisi dibuat untuk memperkenalkan kata baru dalam bahasa
Definisi juga dapat memberikan suatu arti baru terhadap kata yang sudah lama, contoh : kata Bibi, dahulu didefinisikan sebagai adik kandung ayah atau ibu perempuan, namun saat ini bisa mempunyai arti pembantu rumah tangga.
Definisi adalah suatu cara yang terbaik dan paling efektif untuk menjamin ketepatan dan kebenaran dari penggunaan kata tersebut.


2. Tujuan Khusus

Definisi yang tepat, yaitu definisi yang biasa digunakan dalam bahasa mempunyai arti dan tujuan khusus atau tertentu
Definisi yang bersifat teoritis, merupakan suatu penjelasan yang bersifat teoritis yang didapat dari ilmu pengetahuan/ penelitian dan juga kehidupan sehari-hari.

Jumat, 27 September 2013

Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

Artikel ini akan menjelaskan tentang perbedaan Grafik Komputer dan pengolahan Citra serta kegunaannya di bidang kehidupan.

Grafik Komputer adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Grafik komputer sering dikenal dengan visualisasi data.

Berikut kegunaan Grafik Komputer di bidang kehidupan, diantaranya :

1.     Bidang Perancangan
     Dalam bidang ini biasanya digunakan untuk mendesain suatu arsitektur bangunan, desain kendaraan, dan lainnya. Untuk memperkecil kesalahan serta menghasilkan model yang sama dengan aslinya, maka gunakan software desain grafis seperti auto cad dan 3D MAX.
2.     Bidang Pendidikan
Biasanya digunakan untuk mempresentasikan objek-objek pada siswa secara nyata, contohnya melalui power point. Bentuk ini dapat berupa penggambaran ruang, grafik, dan sebagainya.
3.     Bidang Hiburan
Sekarang ini acara hiburan di TV, banyak menggunakan grafik komputer yang berupa efek animasi yang membuat film semakin menarik.
4.     Aplikasi Permainan
Pada permainan, grafik komputer sangat dibutuhkan dari pembuatan awal sampai proses manipulasinya agar permainan tersebut terlihat menarik.

Pengolahan Citra adalah cabang dari ilmu informatika, yang berkutat pada usaha untuk melakukan transformasi citra/gambar menjadi citra lain dengan teknik tertentu. Definisi Citra itu sendiri adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi.

Berikut kegunaan Pengolahan Citra di bidang kehidupan, diantaranya:
1.      Bidang Fotografi
Biasanya digunakan sebagai pengganti kamera filter untuk membuat film hitam putih, dan memberi efek-efek supaya meningkatkan kualitas pada foto.
2.      Bidang Kedokteran
Digunakan pada kegiatan medis, seperti hasil rontgen untuk melihat organ bagian dalam.


Perbedaan Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

Grafik Komputer :
Ø     Berorientasi vektor
Ø     Menggunakan 2D/3D hasil realistic
Ø     Menggunakan konsep dan implementasi metode untuk membangkitkan animasi 2D/3D.

Pengolahan Citra :
·        Berorientasi pixel
·        Mengolah data citra untuk mendapatkan 2D/3D
·        Berkembang pada manipulasi citra sesuai keperluan user.


Sabtu, 24 November 2012

Berkumpul Lagi


    Yaaap akhirnya kami bertemu kembali. Setelah pisah kelas dan jarang bertemu di kampus karena beda kelas dan jadwal. Mereka adalah teman-teman dekat saya waktu di kelas 1. Saya akan memperkenalkan nama-nama dari  mereka. Ada Fima, Manda, Roby, Opik, Ade, Irvan dan Ardi. Susah banget mencari waktu yang pas untuk kumpul bersama. Apalagi Manda dan Ade ikut program Sarmag dari kampus. Jadi mereka berdua jarang ada waktu luang untuk ketemu.
    Kebetulan ada waktu libur Tahun Baru Islam selama 4 hari dari kamis sampai minggu. Long weekend! Inilah saatnya bikin jadwal untuk bertemu.
Daaaan kami akhirnya bertemu. Kangen-kangenan deh pokoknya. Senang banget rasanya bisa kumpul bersama lagi.
    Hari itu benar-benar kami habiskan untuk bersama. Walaupun cuma dari siang sampai magrib sih. Kami makan bersama, ngobrol-ngobrol pengalaman seru di kelas yang baru. Kami juga foto-foto bersama.

Ini foto-foto kami





    Itu baru sebagian, dan masih banyak foto-foto yang lainnya deh. Jam udah nunjukin pukul 4 sore. Tadinya kami hampir memutuskan untuk pulang. Tapi rasanya belum puas aja untuk bertemu. Kami memutuskan untuk pergi ke KFC di Depok untuk duduk-duduk sejenak. Akhirnya kami memutuskan untuk pulang jam setengah 6 sore.
    Yaaah sedih deh pisah sama kalian lagi! Pengen ketemu kalian lagi!

Kereta Oh Kereta

    Rel Kereta yang Amblas di antara Stasiun Cilebut-Bogor

    Kira-kira 21 hari rel kereta yang amblas karena longsor selesai dibenahi. Artinya, saya harus mencari kendaraan lain untuk berangkat ke kampus. Kereta hanya berangkat dan tiba di stasiun Bojong Gede. Saya sampai kebingungan menggunakan kendaraan apa ke bojong. Ayah juga tak bisa nganter karena berangkat kerjanya pagi buta. 
    Akhirnya saya numpang motor teman yang juga tinggal di Bogor. Itu juga kalau dianya bisa bangun pagi. Makanya saya sering agak terlambat tiba ke kampus. Sering kesal sendiri. Mau naik angkot tapi takut nyasar karena gak pernak naik angkot ke Bojong. Kata teman, naik motor ke Bojong aja udah menempuh wajtu 40 menit. Gimana kalau naik angkot? Huuuh!
Baru 2 hari tanpa naik kereta untuk berangkat ke kampus, rasanya udah capek sendiri. Gak tau deh untuk 21 hari ke depan.
    Pulangnya juga jadi ribet! Malah sekarang musim hujan, susah kendaraan pula! Untung pulangna juga dianter teman. Tapi kan gak bisa setiap saat minta dianterin karena rumah teman saya itu di Bekasi dan kebetulan emang lagi bawa mobil.
Jadi, siap tidak siap! berani atau tidak! akhirnya saya akan menggunakan angkot juga ke Bogor! Pulang jadi malam terus. Ya Ampun kuatkan saya!